Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Susun Draft Perbup New Normal, Bupati Iti Sebut Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Didenda Rp150 Ribu- Rp25 Juta oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers usai menggelar rapat pembahasan waduk karian di Aula Multatuli Setda Lebak. (Dok. BantenHits).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak tengah menyusun draft peraturan bupati (Perbup) tentang new normal. Rencananya, draft tersebut rampung dalam waktu sepekan.

“Draft regulasinya sedang disusun tadi itu masukan dari berbagai pihak. Kita targetkan minggu depan selesai itu draft,”kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya kepada awak media, Selasa, 7 Juli 2020.

Untuk penjabarannya, Iti menegaskan akan dikembalikan kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Misalnya Dinas Pariwisata, persyaratannya apa saja nanti bagian dari lampiran dari perbup yang kita keluarkan,”tegasnya.

Setelah itu, Iti mengaku akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat selama 14 hari dengan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Lebak.

“Artinya begini Ketika pemerintah membuat aturan, sosialisasi ada mau tidak mau dilaksanakan oleh masyarakat. Namanya kita negara ada aturannya harus diikuti,”tuturnya.

Dalam menyusun draft perbup, Iti menegaskan telah menyiapkan sanksi atau denda untuk para pelanggar protokol kesehatan. Mulai dari sanksi sosial sampai dengan materil.

“Sanksi sosial misalnya bersih-bersih. Ada juga denda bagi yang tidak pakai masker denda Rp150 ribu, bagi restoran dan pelaku-pelaku usaha dendanya Rp25 juta tadi kita membahas itu dan mekanismenya seperti apa sudah kita bahas nanti kita sosialisasikan,”tandasnya.

“Itu (denda) baru draft tadi baru didiskusikan nanti finalisasi dengan penjabaran di OPD-OPD akan kami sampaikan kepada masyarakat,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Susun Draft Perbup New Normal, Bupati Iti Sebut Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Didenda Rp150 Ribu- Rp25 Juta oleh - melawancorona.online dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Jadi Daerah Paling Rawan saat Pilkada, Gakumdu Kota Cilegon Tak Akan Ragu Sikat Setiap Pelanggaran Pemilu oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Gakumdu Kota Cilegon sepakat tak akan ragu menindak setiap pelanggaran Pemilu. Ketua Bawaslu Siswandi (tengah), Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana (kiri), dan Kajari Cilegon Andi Minawarti (kanan) saat menggelar coffee morning, Rabu, 8 Juli 2020.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon â€" Sentra Penegakan Hukum Terpadu atau Gakumdu Kota Cilegon langsung merespons penetapan Bawaslu RI yang menyatakan Kota Cilegon sebagai salah satu wilayah yang dianggap rawan konflik saat pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 16 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Sudah Zero Positif Covid-19, Ditetapkan Zona Hijau? oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memasangkan pelindung wajah ke Pedagang Pasar Sentiong, Senin, 29 Juni 2020. Zaki gencar sosialisasi soal pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan di pasar tradisional untuk menekan angka positif Covid-19.(Foto: Kominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang â€" 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang berhasil menjadi wilayah dengan zero angka positif Covid-19.

Meski demikian, Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar belum menetapkan 16 kecamatan tersebut sebagai zona hijau di Kabupaten Tangerang.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Golkar Tangerang Bagi-bagi Sembako ke Warga; Andhika dan Sachrudin Berharap Ini oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Andhika Hazrumy dan Sachrudin saat foto bersama usai membagikan paket sembako dan APD ke warga. (Istimewa)

Tangerang- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Tangerang memberikan bantuan ratusan paket sembako yang berlokasi di Sekretariat Golkar Kota Tangerang, Jalan Syekh Yusuf, Tangerang, Minggu 28 Juni 2020.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, bantuan sosial tersebut diserahkan Langsung Ketua DPD Golkar Kota Tangerang H Sachrudin, melalui perwakilan RT dan RW setempat

Dalam kesempatan itu Sachrudin menjelaskan, kegiatan bakti sosial Partai Golkar Kota Tangerang yang digelar bukanlah hal yang baru pertama kali dilakukan.

Pasalnya, sejak awal mewabahnya pandemi Covid-19, Golkar Kota Tangerang telah menyalurkan sebayak tiga kali pake sembako kepada masyarakat sekitar.

“Sebanyak 1.500 paket sembako dan 10.000 liter disinfektan kepada warga sekitar,”kata Sachrudin yang juga Wakil Walikota Tangerang.

Sachrudin menjelaskan, sejak Covid-19 mewabah di kota Tangerang, DPD Golkar langsung membentuk satuan tugas (satgas). Tujuan dibentuknya satgas adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Bersama dengan pemerintah, Golkar Kota Tangerang turut berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucap Sachrudin.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian alat pelindung kesehatan seperti masker, cairan hand sanitizer, pakaian alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan.

“Kita berharap bantuan seratus paket sembako yang sudah disalurkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19″ terang Sachrudin.

Hadir dalam acara Wasekjen DPP Golkar Andhika Hazrumy, Sekjen DPD 1 Banten dan Anggota DPR RI Dewi.

Editor: Fariz Abdullah

Itulah tadi informasi mengenai Golkar Tangerang Bagi-bagi Sembako ke Warga; Andhika dan Sachrudin Berharap Ini oleh - melawancorona.online dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pelepasan Siswa di Tengah Pandemi Corona Ala SMK Ikhlas Multiprogram Jawilan; Sederhana dan Bertahap oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ketua Yayasan Ikhlas Salman Alfarisy, A Sirojudin Alfarisy saat mengalungkan piagam dalam acara pelepasan siswa SMK Ikhlas Multiprogram Jawilan. (Istimewa)

Serang- Sedikitnya 444 pelajar SMK Ikhlas Multiprogram Jawilan, Kabupaten Serang mengikuti prosesi pelepasan, Senin, 29 Juni 2020. Mereka dilepas lantaran telah selesai mengemban ilmu selama tiga tahun.

Proses pelepasan dilakukan secara sederhana dan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Menyusul, virus corona tengah menjadi pandemic global.

Kepala SMK Ikhlas Multiprogram Jawilan Indria Kun Trihastuti mengatakan acara pelepasan pelajar dilakukan secara bertahap yang dibagi ke dalam waktu enam hari mulai 29 Juni sampai 3 Juli 2020.

Hal itu dilakukan untuk mencegah sebaran Covid-19. Terlebih, kata Indria di SMK Multiprogram terdapat enam program studi (Prodi) seperti Akuntansi dan Keuangan, Manajemen Perkantoran, Teknik komputer dan jaringan, multimedia, asisten perawat, dan teknik kendaraan ringan dan otomotif.

“Walaupun dalam kondisi prihatin, saya minta anak-anak tetap semangat dan mampu mengimplementasikan ilmunya di masyarakat,” kata Indria Kun Trihastuti kepada awak media.

Indria menyatakan, SMK Ikhlas komitmen dalam mencerdaskan generasi muda di wilayah Serang Timur. Bahkan, tiap tahun lembaganya membantu siswa tidak mampu agar tetap bisa sekolah. Setelah itu, lulusan SMK Ikhlas akan dengan mudah masuk dunia kerja.

“Kami menjalin kerja sama dengan perusahaan yang ada di wilayah Banten dan Jakarta. Karena itu, lulusan SMK Ikhlas banyak yang sudah kerja di perusahaan,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Ikhlas Salman Alfarisy, A Sirojudin Alfarisy mengatakan, baru tahun ini kegiatan pelepasan siswa kelas XII dilakukan bertahap. Karena untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang telah mewabah di negeri ini.

“Iya, kita lakukan pelepasan siswa kelas XII dalam suasana yang sederhana. Kegiatannya enggak satu hari, tapi enam hari karena mencegah terjadinya kerumunan. Bahkan, kita wajibkan anak-anak menggunakan masker dan menjaga jarak saat hadir di sekolah,” ungkapnya.

Editor: Fariz Abdullah

Itulah tadi informasi mengenai Pelepasan Siswa di Tengah Pandemi Corona Ala SMK Ikhlas Multiprogram Jawilan; Sederhana dan Bertahap oleh - melawancorona.online dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Waktu Pelaksanaan SKB Masih Abu-abu, Nasib 725 CPNS Lebak Digantung? oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ribuan CPNS dKabupaten Lebak Ikut Tes CAT, Iti Berharap Lahir ASN Profesional

FOTO ILUSTRASI. Ribuan CPNS Kabupaten Lebak mengikuti tes CAT atau Computer Assisted Test (CAT) Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten, Pandeglang, 5 November 2018.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak- Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Lebak belum bisa memastikan waktu pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dinyatakan lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Sampai saat ini belum ada kabar dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) kapan pelaksanaan SKB. Seyogianya tes lanjutan usai SKD itu dilaksanakan pada Maret 2020.

Namun, Pandemi Corona membuat beberapa tahapan harus diundur dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

“Soal tes SKB sampai hari sih belum ada kejelasan dari BKN, kalau liat tranding topik berita sih akhir Agustus tapi BKN juga tidak dapat memastikan,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Data Informasi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lebak, Wiwin Budhyarti saat diwawncarai di ruang kerjanya Rabu, 24 Juni 2020.

Pada prinsipnya, kata Wiwin BKPP Lebak siap melaksanakan SKB di tengah Pandemi Corona. Ia akan mempersiapkan proses seleksi dengan menggunakan protokol kesehatan.

“Walau-pun itu jika dilaksanakan bulan Aguatus atau bulan depannya, kami juga harus mempersiapkan protokol kesehatan seperti diwajibkan menggunakan masker, menjaga jarak dan kalau perlu petugasnya menggunakan APD,” kata Wiwin.

Peserta seleksi yang akan berkompetisi tes SKB sebanyak 725 Orang, sedangkan formasi yang dibutuhkan sebanyak 318 formasi, diantaranya Formasi tenaga Guru 153 formasi, Tenaga Kesehatan 60 Formasi, Tenaga Teknis 99 Formasi dan Formasi Disabilitas 6 Formasi. Namun kata wiwin formasi disabilitas kosong karena tidak ada yang lolos tes SKD.

“Jumlah peserta yang berhak mengikuti SKB sebanyak 725-an, tetapi ada beberapa formasi yang kosong seperti formasi difabel, karena tidak ada yang memenuhi “pasing grade” saat tes SKD,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Itulah tadi informasi mengenai Waktu Pelaksanaan SKB Masih Abu-abu, Nasib 725 CPNS Lebak Digantung? oleh - melawancorona.online dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.