Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kebijakan untuk SD-SMP di Kabupaten Tangerang selama Pandemi Covid-19; Cara Belajar, Daftar Ulang hingga Sanksi bagi Sekolah oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memastikan akan memberikan sanksi untuk sekolah yang melaksanakan KBM secara tatap muka selama Pandemi Covid-19.(Foto: Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang â€" Gubernur Banten Wahidin Halim telah memutuskan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap VI hingga 26 Juli 2020.

WH juga memperkirakan, sekolah di Banten, khususnya SMA bisa masuk bertatap muka Desember 2020. Karenanya, sementara ini proses belajar mengajar saat ini melalui sistem daring atau online.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Diacungi Jempol sama Dinkes Banten karena Sukses Turunkan Angka Stunting, Pemimpin Muda Ini ‘Ngotot’ Ingin Semua Anak di Wilayahnya Sehat oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat mengikuti kegiatan kegiatan rembuk stunting yang digelar secara daring atau online melalui video conference dari Ruang Cituis Gedung Setda Kabupaten Tangerang.(FOTO: IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang â€" Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Astuti mengapresiasi keseriusan Pemkab Tangerang menangani persoalan stunting atau kondisi tumbuh kembang tak normal pada anak.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Pandeglang Terganjal Perbup SKD yang Tak Kunjung Rampung, DPRD sampai Harus ‘Nagih-nagih’ ke Pemkab oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Warga miskin yang sakit ditandu sarung dan bambu

Program peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Pandeglang terganjal Perbup SKD yang tak kunjung rampung. Foto Ilustrasi: warga miskin di Kabupaten Pandeglang, digotong menggunakan sarung dan bambu. Mereka menelusuri jalan lumpur sejauh 6 kilometer. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang â€" Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Pandeglang, Rika Kartikasari meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang segera menyelesaikan Peraturan Bupati tentang Sistem Kesehatan Daerah atau Perbup SKD.

Permintaan Rika bukan tanpa alasan. Pasalnya, Peraturan Daerah (Perda) SKD sudah lama diterbitkan. Namun, Perda tersebut belum juga dilaksanakan lantaran terganjal oleh Perbup yang tak kunjung rampung. Padahal, Perda tersebut bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di Pandeglang.

“Sistem kesehatan daerah ini penting sekali. Jadi mengamanatkan bahwa sesuai dengan pola anggaran APBN bahwa harus diprioritaskan, kemudian untuk membentuk masyarakat yang sejahtera itu salah satunya dari kesehatan, jadi kalau diamanatkan dalam Perda, berarti kan baku seperti itu yang kita inginkan,” kata Rika, Senin, 13 Juli 2020.

Menurutnya, saat ini akselerasi anggota DPRD untuk membahas Perda sudah cepat, namun belum berbanding lurus dengan pemerintah daerah dalam membahas perbup yang diterbitkannya tersebut.

“Nanti kalau Omnibuslaw ini jadi, jadi seperti Perda pasar rakyat dengan Perda waralaba. Ini kan over laping apakah ini nanti akan disatukan atau tidak, makanya kami minta dulu matriksnya, jangan sampai Perdanya di DPRD kita bahas segencar mungkin tapi turunannya di Perbup tidak secepat yang kita mau,” ujarnya.

Masih kata Rika, salah satu faktor terhambatnya pembangunan daerah disebabkan oleh kesehatan, sehingga untuk mencegah hal tersebut agar bisa terlaksananya SKD harus ditunjang dengan Perbup secara teknis.

“Kemudian kaya sekarang kan kasusnya seperti stunting, dan itu menjadi fokus pemerintah agar tidak menghambat pembangunan,” jelasnya.

Padahal,kata Rika, Perbup SKD tersebut, bisa menjalankan salah satu Visi-Misi bupati yang berbicara soal keluarga sehat, namun dirinya mempertanyakan presentase kesehatan masyarakat yang saat ini.

“Dinkes itu kan anggarannya banyak, namun setelah di-breakdown ternyata bukan untuk kesehatan masyarakat, dan kita menuntut kepada Bupati bahwa dalam Visi-Misinya itu menuju keluarga sehat, apakah saat ini sudah di angka minimal 75 persen masyarakat sehat?” tandasnya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Susun Draft Perbup New Normal, Bupati Iti Sebut Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Didenda Rp150 Ribu- Rp25 Juta oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers usai menggelar rapat pembahasan waduk karian di Aula Multatuli Setda Lebak. (Dok. BantenHits).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak tengah menyusun draft peraturan bupati (Perbup) tentang new normal. Rencananya, draft tersebut rampung dalam waktu sepekan.

“Draft regulasinya sedang disusun tadi itu masukan dari berbagai pihak. Kita targetkan minggu depan selesai itu draft,”kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya kepada awak media, Selasa, 7 Juli 2020.

Untuk penjabarannya, Iti menegaskan akan dikembalikan kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Misalnya Dinas Pariwisata, persyaratannya apa saja nanti bagian dari lampiran dari perbup yang kita keluarkan,”tegasnya.

Setelah itu, Iti mengaku akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat selama 14 hari dengan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Lebak.

“Artinya begini Ketika pemerintah membuat aturan, sosialisasi ada mau tidak mau dilaksanakan oleh masyarakat. Namanya kita negara ada aturannya harus diikuti,”tuturnya.

Dalam menyusun draft perbup, Iti menegaskan telah menyiapkan sanksi atau denda untuk para pelanggar protokol kesehatan. Mulai dari sanksi sosial sampai dengan materil.

“Sanksi sosial misalnya bersih-bersih. Ada juga denda bagi yang tidak pakai masker denda Rp150 ribu, bagi restoran dan pelaku-pelaku usaha dendanya Rp25 juta tadi kita membahas itu dan mekanismenya seperti apa sudah kita bahas nanti kita sosialisasikan,”tandasnya.

“Itu (denda) baru draft tadi baru didiskusikan nanti finalisasi dengan penjabaran di OPD-OPD akan kami sampaikan kepada masyarakat,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah

Itulah tadi informasi dari judi online mengenai Susun Draft Perbup New Normal, Bupati Iti Sebut Pelanggar Protokol Kesehatan Bisa Didenda Rp150 Ribu- Rp25 Juta oleh - melawancorona.online dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Jadi Daerah Paling Rawan saat Pilkada, Gakumdu Kota Cilegon Tak Akan Ragu Sikat Setiap Pelanggaran Pemilu oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Gakumdu Kota Cilegon sepakat tak akan ragu menindak setiap pelanggaran Pemilu. Ketua Bawaslu Siswandi (tengah), Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana (kiri), dan Kajari Cilegon Andi Minawarti (kanan) saat menggelar coffee morning, Rabu, 8 Juli 2020.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon â€" Sentra Penegakan Hukum Terpadu atau Gakumdu Kota Cilegon langsung merespons penetapan Bawaslu RI yang menyatakan Kota Cilegon sebagai salah satu wilayah yang dianggap rawan konflik saat pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar 16 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Sudah Zero Positif Covid-19, Ditetapkan Zona Hijau? oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memasangkan pelindung wajah ke Pedagang Pasar Sentiong, Senin, 29 Juni 2020. Zaki gencar sosialisasi soal pentingnya disiplin terhadap protokol kesehatan di pasar tradisional untuk menekan angka positif Covid-19.(Foto: Kominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang â€" 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang berhasil menjadi wilayah dengan zero angka positif Covid-19.

Meski demikian, Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar belum menetapkan 16 kecamatan tersebut sebagai zona hijau di Kabupaten Tangerang.

Halo sahabat selamat datang di website melawancorona.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Golkar Tangerang Bagi-bagi Sembako ke Warga; Andhika dan Sachrudin Berharap Ini oleh - melawancorona.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Andhika Hazrumy dan Sachrudin saat foto bersama usai membagikan paket sembako dan APD ke warga. (Istimewa)

Tangerang- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Tangerang memberikan bantuan ratusan paket sembako yang berlokasi di Sekretariat Golkar Kota Tangerang, Jalan Syekh Yusuf, Tangerang, Minggu 28 Juni 2020.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, bantuan sosial tersebut diserahkan Langsung Ketua DPD Golkar Kota Tangerang H Sachrudin, melalui perwakilan RT dan RW setempat

Dalam kesempatan itu Sachrudin menjelaskan, kegiatan bakti sosial Partai Golkar Kota Tangerang yang digelar bukanlah hal yang baru pertama kali dilakukan.

Pasalnya, sejak awal mewabahnya pandemi Covid-19, Golkar Kota Tangerang telah menyalurkan sebayak tiga kali pake sembako kepada masyarakat sekitar.

“Sebanyak 1.500 paket sembako dan 10.000 liter disinfektan kepada warga sekitar,”kata Sachrudin yang juga Wakil Walikota Tangerang.

Sachrudin menjelaskan, sejak Covid-19 mewabah di kota Tangerang, DPD Golkar langsung membentuk satuan tugas (satgas). Tujuan dibentuknya satgas adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Bersama dengan pemerintah, Golkar Kota Tangerang turut berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucap Sachrudin.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembagian alat pelindung kesehatan seperti masker, cairan hand sanitizer, pakaian alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan.

“Kita berharap bantuan seratus paket sembako yang sudah disalurkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19″ terang Sachrudin.

Hadir dalam acara Wasekjen DPP Golkar Andhika Hazrumy, Sekjen DPD 1 Banten dan Anggota DPR RI Dewi.

Editor: Fariz Abdullah

Itulah tadi informasi mengenai Golkar Tangerang Bagi-bagi Sembako ke Warga; Andhika dan Sachrudin Berharap Ini oleh - melawancorona.online dan sekianlah artikel dari kami melawancorona.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.